Langsung ke konten utama

Moms Wajib Tahu, Ternyata 5 Kesalahan Ini Sering Terjadi saat Memandikan Bayi Lho! oleh - melawancorona.uno

Halo sahabat selamat datang di website melawancorona.uno, pada kesempatan hari ini kita akan membahas seputar Moms Wajib Tahu, Ternyata 5 Kesalahan Ini Sering Terjadi saat Memandikan Bayi Lho!, kami sudah mempersiapkan artikel tersebut dengan informatif dan akurat, silahkan membacaMoms, memandikan si kecil tentu saja menjadi rutinitas wajib ya untuk menjaga kebersihannya. Ternyata memandikan si kecil ada aturannya lho! Ada beberapa kesalahan saat memandikan bayi yang wajib Moms ketahui. Agar terhindar dari hal ini, yuk simak tips memandikan bayi secara benar!Bayi cenderung memiliki kulit sensitif. Oleh karena itu, memandikan bayi harus sangat berhati-hati ya Moms.Baca juga: Yuk, Ketahui Cara Mencuci Dot Bayi yang Benar dan AmanKesalahan yang paling sering terjadi saat memandikan bayiMemandikan bayi bukan hanya sekedar membersihkannya dengan air, sabun, dan shampo, tetapi terdapat beberapa aturan yang juga perlu Moms perhatikan. Kesalahan memandikan bayi pun tak jarang dialami oleh beb…

Campak Pada Anak, Kenali Gejala dan Cara Mengatasinya oleh - melawancorona.uno

Halo sahabat selamat datang di website melawancorona.uno, pada kesempatan hari ini kita akan membahas seputar Campak Pada Anak, Kenali Gejala dan Cara Mengatasinya oleh - melawancorona.uno, kami sudah mempersiapkan artikel tersebut dengan informatif dan akurat, silahkan membaca

Campak adalah penyakit yang disebabkan oleh virus. Penyakit ini menyebabkan ruam kulit pada sekujur tubuh dan memiliki gejala yang mirip flu. Campak pada anak dapat sembuh total, tapi pada beberapa kasus campak dapat berakibat fatal. 

Gejala campak pada anak

Gejala campak biasanya muncul sekitar 10 hingga 14 hari sejak anak terpapar virus. Berikut adalah beberapa gejala yang dapat timbul:

  • Demam tinggi
  • Batuk kering
  • Pilek
  • Sakit tenggorokan
  • Sakit di seluruh tubuh
  • Mata yang meradang atau berair 
  • Bintik-bintik koplik (bintik-bintik merah kecil dengan bagian tengah biru-putih) di dalam mulut. Hal ini terjadi sebelum munculnya ruam pada kulit
  • Ruam berwarna merah atau coklat kemerahan
  • Ruam yang tersebar ke seluruh wajah, leher, dada, lengan, dan kaki

Perlu diingat, anak dengan campak harus dijauhkan dari orang lain selama empat hari setelah muncul ruam.

Baca juga: Rubeola dan Rubella Keduanya Sama-Sama Campak, Tapi Ini Bedanya

Penyebab dan penularan campak

Penyakit campak disebabkan oleh infeksi virus rubeola. Virus ini hidup pada lendir hidung dan tenggorokan anak atau orang dewasa yang terinfeksi. Penularannya dapat terjadi melalui: 

  • Kontak fisik dengan orang yang terinfeksi
  • Berada di dekat orang yang terinfeksi jika batuk atau bersin
  • Menyentuh permukaan area yang telah terinfeksi tetesan lendir dan kemudian memasukkan jari ke mulut, atau menggosok hidung atau mata

Diagnosis campak 

Untuk mendiagnosis campak pada anak, biasanya dokter akan memeriksa gejala apa saja yang sudah muncul. Di samping itu, dokter juga mungkin melakukan tes darah untuk memastikan keberadaan virus rubeola. 

Risiko komplikasi campak

Anak yang mengalami campak butuh pengawasan ketat oleh dokter. Dalam beberapa kasus, campak dapat menyebabkan masalah lain, seperti: 

  • Infeksi telinga. Salah satu komplikasi paling umum dari campak adalah infeksi telinga bakteri.
  • Bronkitis. Campak dapat menyebabkan radang pada pita suara atau radang dinding bagian dalam yang melapisi saluran udara utama paru-paru. 
  • Croup. Croup merupakan kondisi saat anak terdengar seperti menggonggong saat batuk. Suara anak dapat menjadi serak bernada tinggi dan melengking ketika mereka bernapas.
  • Pneumonia. Pneumonia atau radang paru-paru adalah komplikasi yang umum terjadi dari campak. Bila anak memiliki sistem kekebalan tubuh lemah, pneumonia dapat menjadi sangat berbahaya dan kadang-kadang berakibat fatal.
  • Encephalitis. Encephalitis merupakan kondisi peradangan pada otak. Hal ini dapat terjadi segera setelah campak atau bahkan beberapa bulan kemudian. 

Mencegah campak pada anak 

World Health Organization mengimbau bahwa cara terbaik mencegah campak pada anak adalah dengan melakukan vaksin. Vaksin campak umumnya dapat dilakukan bersamaan dengan vaksin rubella dan vaksin gondong yang akrab disebut sebagai vaksin MMR. 

Untuk mencegah campak pada anak, dokter biasanya memberi dosis pertama vaksin ketika bayi berusia antara 12  hingga 15 bulan. Kemudian dosis kedua biasanya diberikan ketika anak berusia antara 4 hingga 6 tahun.

Vaksin campak juga dapat dilakukan lebih awal saat anak berusia 6 hingga 11 bulan dengan alasan mendesak seperti saat harus bepergian ke luar negeri. 

Perawatan saat anak terkena campak

Tidak ada pengobatan khusus untuk campak. Sebagian besar anak yang sedang mengalami campak dapat dirawat di rumah setelah diperiksa oleh dokter. Untuk merawat anak yang terkena campak, pastikan mereka mendapatkan beberapa hal berikut ini

  • Banyak beristirahat
  • Banyak minum air putih untuk menghindari dehidrasi karena demam
  • Berikan parasetamol atau ibuprofen untuk menurunkan demam
  • Jaga lampu ruangan agar tetap redup atau gelap karena campak meningkatkan sensitivitas terhadap cahaya
  • Bila menemukan kotoran di sekitar mata, bersihkan dengan kain hangat secara lembut
  • Gunakan humidifier (pelembab udara) untuk meredakan batuk pada anak karena obat batuk tidak akan meredakan batuk campak.
  • Bila anak kekurangan vitamin A, berikanlah suplemen vitamin A. Hal ini dapat membantu mencegah komplikasi. Namun pastikan telah berkonsultasi dengan dokter ya. 
  • Jauhkan anak agar tidak melakukan kontak dengan orang lain terutama mereka yang tidak diimunisasi atau belum pernah menderita campak.

Bila sudah melakukan perawatan di rumah tapi kondisi anak tidak membaik segeralah kembali kunjungi dokter. Terutama saat anak mengalami hal seperti:

  • Mulai muntah
  • Tidak bisa minum banyak
  • Tampak sangat lelah
  • Selalu mengantuk 
  • Mengalami perubahan kepribadian
  • Kebingungan
  • Kejang atau kelumpuhan.

Beberapa anak dengan campak mungkin perlu dirawat di rumah sakit jika mengalami komplikasi. Segeralah minta bantuan dokter atau unit gawat darurat bila kondisi anak tampak semakin buruk. 

Punya pertanyaan lebih lanjut seputar penyakit campak? Yuk tanyakan langsung pada dokter profesional di Good Doctor. Akses layanannya 24/7 melalui aplikasi Grab Health sekarang juga. Kini, semua informasi kesehatan ada di genggamanmu!

Itulah tadi informasi mengenai Campak Pada Anak, Kenali Gejala dan Cara Mengatasinya oleh - melawancorona.uno dan sekianlah artikel dari kami melawancorona.uno, sampai jumpa di postingan berikutnya. selamat membaca.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

6 Kandungan Rokok dan Bahayanya yang Perlu Kamu Waspadai oleh - melawancorona.uno

Halo sahabat selamat datang di website melawancorona.uno, pada kesempatan hari ini kita akan membahas seputar 6 Kandungan Rokok dan Bahayanya yang Perlu Kamu Waspadai oleh - melawancorona.uno, kami sudah mempersiapkan artikel tersebut dengan informatif dan akurat, silahkan membacaBukan hal baru lagi, kandungan rokok dapat membahayakan kesehatan. Oleh karena itu, merokok dalam jangka panjang akan merusak hampir semua organ dalam tubuh.Meski banyak informasi tentang bahaya kandungan rokok, masih saja banyak orang yang merokok. Bahaya rokok sendiri bukan hanya dirasakan oleh mereka yang merokok tapi juga orang sekitar yang menghirup asap rokok.Kandungan rokokMenurut data Kementerian Kesehatan seperti dikutip dari kemenkes.go.id, di dalam sebatang rokok setidaknya terkandung ribuan zat. Yaitu 4.000 jenis senyawa kimia, 400 zat berbahaya, dan 43 zat karsinogenik yang menyebabkan kanker. Bahan kimia yang terdapat dalam rokok juga digunakan dalam beberapa produk yang kita gunakan sehari-har…

Jangan Asal Pilih, Ini Obat Tetes Mata untuk Bayi yang Perlu Kamu Tahu oleh - melawancorona.uno

Halo sahabat selamat datang di website melawancorona.uno, pada kesempatan hari ini kita akan membahas seputar Jangan Asal Pilih, Ini Obat Tetes Mata untuk Bayi yang Perlu Kamu Tahu oleh - melawancorona.uno, kami sudah mempersiapkan artikel tersebut dengan informatif dan akurat, silahkan membacaKetika orang dewasa merasakan gatal atau sakit pada mata, ada beberapa obat mata yang bisa digunakan secara langsung. Namun jika hal itu terjadi pada bayi, sebaiknya kamu lebih berhati-hati memilihnya. Berikut ini beberapa obat tetes mata untuk bayi.Obat tetes mata untuk bayi Bayi memang sangat rentan terkena penyakit. Salah satunya adalah pada bagian mata yaitu konjungtivitis atau peradangan yang menyebabkan mata merah pada bayi. Radang pada mata bayi ini menyerang membran yang melindungi kelopak mata dan bagian putih mata. Jika penyakit ini terjadi, maka pembuluh darah pada mata bayi akan sangat terlihat jelas. Akibatnya, bayi juga bisa mengeluarkan cairan putih agak berwarna kekuningan dari…

Praktis Enggak Pakai Ribet, Begini Cara Daftar BPJS Kesehatan Online oleh - melawancorona.uno

Halo sahabat selamat datang di website melawancorona.uno, pada kesempatan hari ini kita akan membahas seputar Praktis Enggak Pakai Ribet, Begini Cara Daftar BPJS Kesehatan Online oleh - melawancorona.uno, kami sudah mempersiapkan artikel tersebut dengan informatif dan akurat, silahkan membacaDi zaman serba digital seperti sekarang ini, pendaftaran BPJS kesehatan secara offline menjadi tidak efektif lagi dikarenakan memakan waktu dan harus mengantre sangat lama. Agar lebih efektif, berikut cara daftar BPJS kesehatan online, simak yuk!Baca Juga: Bintik Merah pada Kulit, Yuk, Kenali Jenis dan PenyebabnyaCara daftar BPJS kesehatan onlineMendaftar BPJS secara offline dirasa memakan waktu karena harus mengantre dari pagi hingga siang. Maka dari itu, BPJS menyediakan layanan online untuk mempermudah orang mendaftar.Berikut cara daftar BPJS kesehatan online, antara lain:Pertama kunjungi situs resmi BPJS kesehatanCara daftar BPJS kesehatan online yang pertama kali harus kamu lakukan adalah mem…